{"id":1,"date":"2023-02-01T06:12:35","date_gmt":"2023-02-01T06:12:35","guid":{"rendered":"https:\/\/nutrisius.co.id\/blog\/?p=1"},"modified":"2023-02-01T07:37:25","modified_gmt":"2023-02-01T07:37:25","slug":"trend-bisnis-minuman-powder","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nutrisius.co.id\/blog\/trend-bisnis-minuman-powder\/","title":{"rendered":"Analisa Trend Bisnis Minuman Powder di Indonesia"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di era seperti ini sudah tidak asing lagi dengan minuman yang sedang hits di kalangan masyarakat salah satunya minuman kolagen. Minuman ini mulai populer karena ada banyak selebritis yang mempromosikannya atau berkat khasiatnya yang sudah terbukti?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kolagen adalah sebuah protein yang menyambungkan 70-80% jaringan yang ada di dalam tubuh dan tersebar di seluruh organ tubuh mulai dari mata, rambut, kuku, lutut, kaki, dan lainnya. Seringkali dianggap sebagai \u201clem\u201d kolagen yang bentuknya panjang-panjang ini merupakan penghubung seluruh jaringan di dalam tubuh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Minuman berkolagen dikatakan dapat membuat kulit lebih kencang, kenyal dan halus. Intinya, minuman ini mempromosikan awet muda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tak sedikit juga orang yang mengonsumsi produk kolagen karena percaya dengan klaim tersebut. Mari ketahui fakta tentang minuman ini dengan lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Dampak Kekurangan Kolagen<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Joshua Zeinchen,MD, dokter kulit bersertifikat di New York yang dilansir dari Well And Good, kolagen manusia akan terus berkurang 1%-1.5% setiap tahunnya, khususnya setelah memasuki usia 30 tahun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, setelah memasuki usia 30 tahun, produksi sel mulai berkontribusi pada penuaan alami. Ditambah, paparan lingkungan seperti sinar UV dan polusi, juga dapat menyebabkan kerusakan kolagen yang membuat kerutan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Manfaat minuman kolagen untuk kulit<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sedari dulu, peran kolagen untuk kecantikan kulit sudah terkenal. Misalnya, para perempuan yang mengonsumsinya dari kaki babi dan sirip ikan hiu sejak ribuan tahun silam demi terlihat awet muda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kini produk kolagen bisa ditemukan di mana saja, juga dimanfaatkan sebagai bahan makanan maupun minuman dengan berbagai klaim. Tapi seberapa efektifkah kolagen untuk kulit?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa suplemen kolagen bisa membantu dalam memperbaiki kondisi kulit. Tapi sayangnya, penelitian-penelitian tersebut masih terbatas pada hewan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kolagen mungkin memberikan hasil yang positif pada hewan. Tapi efek yang sama belum bisa didapatkan oleh manusia.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kebutuhan Kolagen Pada Tubuh<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertanyaan yang sering muncul seputar kolagen adalah \u201cberapa banyak kolagen yang sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh supaya kita bisa tetap awet muda?\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dikutip dari channel YouTube dr, Richard Lee, tubuh memerlukan 12000mg kolagen terhidrolisa setiap harinya. Produk-produk yang tersebar di Indonesia rata-rata hanya mengandung kurang dari 5000mg kolagen terhidrolisa, yang mana dosis tersebut tidak memenuhi kebutuhan kolagen untuk tubuh setiap harinya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk melihat hasil nyata pada tubuh setelah mengkonsumsi minuman kolagen, kuncinya terletak pada rutinitas konsumsi. Setelah kolagen dikonsumsi, butuh waktu 14-20 hari untuk memproses kolagen keseluruhan tubuh, mulai dari masuk ke saluran pencernaan, dipecahkan oleh asam lambung, diserap oleh pembuluh darah baru kemudian ditransfer ke seluruh kulit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Maka dari itu, sebaiknya konsumsi utama kolagen berasal dari bahan natural yang tinggi kolagen, misalnya putih telur, daging unggas serta buah-buahan seperti jeruk, anggur, stroberi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Rekomendasi<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PT Nutrisius Sari persada&nbsp;adalah perusahaan yg bergerak di bidang jasa manufakturing maklon, yang memproduksi produk makanan, minuman, suplemen dan obat tradisional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bentuk sediaan yang dapat kami layani yaitu&nbsp;<em>minuman serbuk, minuman cair sachet, kapsul dan teh celup.<\/em>&nbsp;kami berkomitmen menjadi mitra produksi yang profesional dan mampu menghasilkan produk-produk yang customize.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di era seperti ini sudah tidak asing lagi dengan minuman yang sedang hits di kalangan masyarakat salah satunya minuman kolagen. Minuman ini mulai populer karena ada banyak selebritis yang mempromosikannya atau berkat khasiatnya yang sudah terbukti? Kolagen adalah sebuah protein yang menyambungkan 70-80% jaringan yang ada di dalam tubuh dan tersebar di seluruh organ tubuh &#8230; <a title=\"Analisa Trend Bisnis Minuman Powder di Indonesia\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/nutrisius.co.id\/blog\/trend-bisnis-minuman-powder\/\" aria-label=\"More on Analisa Trend Bisnis Minuman Powder di Indonesia\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":333,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-1","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-rencana-bisnis","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nutrisius.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nutrisius.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nutrisius.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nutrisius.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nutrisius.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/nutrisius.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":718,"href":"https:\/\/nutrisius.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1\/revisions\/718"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nutrisius.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/333"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nutrisius.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nutrisius.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nutrisius.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}