Mengenal Quality Control Dalam Industri Maklon Pangan dan Minuman

Bagikan Postingan :

Salah satu departemen yang penting dalam sebuah industri maklon pangan dan minuman adalah QC atau quality control. Departemen ini bertugas secara langsung untuk memastikan kualitas produk agar sesuai dengan aturan BPOM serta kebutuhan klien. 

Secara langsung, tugas yang dilakukan quality control perlu dilakukan dengan teliti karena berpengaruh pada nama baik perusahaan. Selain itu adanya quality control juga sebagai bentuk fokus perusahaan terhadap keamanan pangan, sehingga lebih terjaga kualitasnya. 

Lalu, sebenarnya apa tugas dan keterampilan yang diperlukan oleh seorang quality control dalam industri maklon pangan dan minuman? Berikut penjelasannya. 

Apa Itu Quality Control?

Quality control atau QC adalah proses untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan sudah sesuai dengan mutu atau standar yang ditetapkan. Seorang QC penting untuk bisa teliti melakukan pengecekan pada produk yang dihasilkan, terutama dalam industri maklon pangan dan minuman. 

Hal tersebut karena mereka bertanggung jawab penuh terhadap kualitas produk sebelum diberikan kepada klien untuk dipasarkan. 

Syarat untuk bisa menjadi quality control akan berbeda-beda sesuai bidang industrinya. Untuk industri makanan seperti maklon makanan maka dibutuhkan seseorang dengan latar pendidikan sebagai sarjana teknologi pangan. 

Baca juga: Cara Menjaga Kualitas Produk Minuman Kekinian Agar Rasanya Tidak Berubah

Tugas Quality Control 

Tugas quality control adalah memastikan bahwa semua produk yang diproduksi sudah sesuai dengan standar mutu yang berlaku. Caranya dengan melakukan pengujian dan inspeksi agar kualitas produk sesuai standar. Namun selain itu, ada tugas lain yang juga dilakukan oleh quality control seperti:

1. Memastikan produk sesuai standar

Dalam proses produksi produk pangan, minuman serbuk serta obat bahan alam seorang QC akan bekerja untuk memastikan produk yang dihasilkan sudah sesuai dengan standar. Standar tersebut ditetapkan oleh tim RnD yang berkompeten di bidangnya sehingga QC akan memastikan produk tersebut sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan. 

Dengan begitu, semua produk akan menghasilkan hasil yang sama dan sesuai standar.

2. Melakukan analisis dan rekomendasi pengolahan ulang 

Quality control juga akan melakukan tugas untuk memantau, meneliti dan menguji semua produk yang dihasilkan. Dengan begitu, nantinya akan bisa merekomendasikan pengolahan ulang produk yang memiliki kualitas rendah. 

Selain itu, QC juga akan bertugas untuk melakukan analisa akar masalah jika terjadi ketidaksesuaian produk yang dihasilkan dengan standar yang telah ditentukan.

Manfaat Quality Control 

Dengan membantu pemenuhan standar dari perusahaan maka akan terbentuk manfaat lebih banyak dari adanya quality control, seperti:

1. Menjaga kepuasan pelanggan 

Dengan adanya QC membantu agar terhindar dari kesalahan fatal yang mungkin tidak terdeteksi. Hal tersebut juga untuk meminimalisir agar produk yang sampai pada klien tidak ada yang cacat sehingga klien bisa tetap setia menggunakan produk yang berkualitas tersebut. Secara langsung, tujuannya untuk menjaga kepuasan pelanggan dan berpengaruh pada aspek customer loyalty. 

2. Meningkatkan efisiensi perusahaan 

Pengendalian produksi produk yang gagal dan rusak adalah sebagai bentuk perbaikan. Jika produk yang cacat sampai ke pelanggan bahkan sampai dikembalikan, maka akan memakan banyak biaya dan waktu untuk produksi ulang. 

Sehingga dibutuhkan QC untuk menjaga efisiensi waktu, biaya dan tenaga sehingga bisa lebih difokuskan pada pengembangan kualitas. 

3. Produk yang konsisten 

Produk yang telah melalui proses pengecekan atau quality control diharapkan memiliki kualitas dan konsistensi yang tetap terjaga. Kualitas juga akan ditentukan melalui bahan baku yang digunakan sehingga secara keseluruhan bisa menghasilkan produk dengan kualitas terbaik dan sesuai standar. 

Perbedaan Quality Control dan Quality Assurance 

Melansir dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri Kementerian Perindustrian, QA atau quality assurance merupakan proses untuk memastikan bahwa sisstem manajemen kualitas yang dilakukan dapat menghasilkan produk yang sesuai standar yang sudah ditetapkan. 

Baik quality control (QC) dan quality assurance (QA), keduanya dibutuhkan pada sebuah pabrik. Namun keduanya memiliki tugas dan fungsi yang berbeda. QA akan lebih berfokus pada proses dan mengembangkan metode yang digunakan untuk mengembangkan produk. 

Contohnya melakukan pengujian pada produk minuman serbuk agar sesuai dengan standar produksi. Tujuannya sama-sama untuk meningkatkan kualitas suatu produk. 

Sedangkan QC akan bertanggung jawab menemukan jika terdapat kesalahan pada akhir produksi. Selain itu, juga melakukan pengujian setelah barang sudah selesai produksi. 

Jika dilihat dari cara kerjanya, QC akan berperan untuk memperbaiki adanya kesalahan yang terjadi setelah proses produksi. Sedangkan QA akan bekerja dalam melakukan audit pada produk yang sedang dilakukan. 

Namun, baik QC dan QA akan sama-sama bekerja untuk melakukan upaya dalam menjaga agar barang hasil produksi tetap berkualitas dan sesuai dengan standar mutu perusahaan.

Quality Control Produk Nutrisius 

Nutrisius yang menjadi maklon dengan berbagai lini produk seperti pangan, minuman serbuk dan obat bahan alam menjamin bahwa semua produk yang dihasilkan sudah melalui proses quality control dan quality assurance dengan baik. 

Hal tersebut untuk memastikan bahwa semua produk yang dihasilkan berkualitas dan sudah sesuai dengan standar atau aturan yang berlaku. Sehingga tidak ada produk cacat atau gagal yang dikirimkan pada pelanggan. 

Nutrisius berkomitmen dalam menjaga keamanan pangan dan memproduksi produk yang berkualitas.

Mulai buat Brand dan produkmu sendiri

Produksi, Maklon & Whitelabel Produk Minuman kolagen, Keshatan, Powder Drink, Kopi sampai Bumbu Siap Saji.

Diskusikan dengan Pakar kami tentang ide produk anda, mulai dari Formulasi sampai sampai Kemasan