Perkembangan budaya Korea Selatan semakin banyak menyebar luas di Dunia, salah satunya juga dirasakan di Indonesia. Kebudayaan tersebut bisa dengan mudah berkembang dikarenakan adanya K-Pop, K-Drama dan K-Food. Fenomena tersebut juga disebut dengan Korean Wave.
K-Food juga menjadi bagian dari adanya penyebaran kebudayaan Korea Selatan yang banyak dikenal sebagai gastrodiplomasi. K-Food mengalami perkembangan yang cukup pesat di Indonesia. Mulai dari street food nya sampai restoran yang menghadirkan menu makanan Korea. Selain itu juga sudah mulai banyak makanan Korea yang hadir dalam bentuk siap saji atau instan sehingga lebih mudah ditemukan.
Tingginya minat masyarakat Indonesia dalam mencoba berbagai makanan Korea Selatan ini bisa menjadi peluang untuk Anda pebisnis baru atau lama dalam membuat kuliner Korea sebagai menu utamanya.
Baca juga: Maklon: Solusi Produksi Produk untuk Anda yang Ingin Fokus Jualan
Bagaimana perkembangan makanan Korea di Indonesia
Dengan seiring tingginya minat penikmat K-pop dan drama Korea, membuat perkembangan makanan Korea juga berkembang dengan pesat. Makanan tersebut sudah berkembang dalam berbagai macam konsep, mulai dari cafe, restoran, makanan jalanan, hingga makanan siap saji. Makanan Korea yang dominan dengan rasa pedas dan kaya rempah menjadi daya tarik tersendiri karena mirip dengan masakan Indonesia.
Salah satu yang kuliner Korea yang juga banyak ditemukan adalah kuliner instan, seperti mie samyang, oden, topokki, ramyun, dan lainnya.
Perkembangan makanan Korea tersebut ternyata menghasilkan peluang yang baik dan menghadirkan pengalaman yang menarik untuk konsumen.
Baca juga: Solusi Mudah Hadirkan Kaldu Kuah Odeng Instan dengan Maklon
Potensi makanan instan dan makanan beku khas Korea
Peluang bisnis makanan instan Korea lebih tinggi karena kelebihannya produk bisa dikirim ke seluruh Indonesia. Hal tersebut tentunya memberikan keuntungan tersendiri dikarenakan bisa menjangkau pasar yang lebih luas.
Bahkan berdasarkan data dari salah satu e-commerce di Indonesia, kategori makanan beku berhasil mencatat penjualan sebesar Rp 11,7 miliar pada 1-18 Februari dengan total transaksi sebanyak 448 ribu.
Terdapat beberapa produk makanan beku khas Korea yang cukup mendapatkan penjualan terbanyak di toko online dalam periode tersebut, yakni bakmie, rabokki, dan topokki.
Makanan beku memiliki potensi yang cukup besar dengan pasar yang juga luas. Produk yang dapat dikirim ke berbagai wilayah di Indonesia memungkinkan makanan tetap beku hingga di tangan konsumen.
Makanan Korea beku ini bisa menjadi alternatif Anda yang ingin memulai bisnis namun tidak memiliki tempat makan atau kedai serta memiliki pasar yang luas. Namun juga perlu diperhatikan mulai dari rasa, kemasan yang menarik hingga pengemasan yang aman untuk dikirim ke berbagai wilayah.






